Rasakan Sensasi Berbeda di Soto Geprak Mbah Djo

Kesegaran Soto Geprak Mbah Djo yang Menggugah Selera (Gambar diambil dari web Anekatempatwisata.com)

DIORAMALANG.COM, 17 OKTOBER 2020 – Jika kamu berkunjung ke Kota Malang yang dingin dan sejuk, jangan lupakan hidangan Soto Geprak Mbah Djo. Makanan satu ini masuk dalam list kuliner legendaris yang ada di  Malang dan sering ramai dikunjungi oleh pembelinya karena terkenal memiliki cita rasa bumbu khasnya yang kuat. Soto ini memiliki daging yang diolah dengan cara yang berbeda yaitu digeprak, hal inilah yang menjadi pembeda dan memunculkan rasa sedap yang khas sehingga dijamin akan membuat kamu ketagihan Ker.

Kuah yang khas dan diracik dengan rempah-rempah berkualitas serta diolah dengan cara tradisional membuat makanan ini menjadi legendaris hingga sekarang. Daripada umak penasaran, kuy simak info dibawah tentang Warung Soto Geprak Mbah Djo Ker!

Awal Mula kemunculan warung soto ini tidak lain adalah berkat Mbah Djo yang mengawali usahanya di tahun 1935. Pada saat itu Mbah Djo membuka usahanya berjualan soto, bahkan bisa dikatakan warung soto yang dimilikinya adalah yang pertama kali ada di Kota Malang. Resepnya yang diwariskan dari generasi ke generasi inilah yang membuat soto ini memiliki rasa khas yang terjaga, sehingga membuat soto ini populer di kalangan masyarakat yang datang ke Malang.

Dalam sebuah Jurnal yang ditulis oleh Dafila Tanico dkk, menerangkan dengan jelas tentang wisata kuliner secara umum dapat didefinisikan sebagai kunjungan ke produsen makanan dan minuman, festival makanan dan minuman, restoran dan lokasi spesifik untuk mencicipi makanan minuman dan / atau menikmati/mempelajari produksinya. Dengan demikian minuman dan atribut khusus minuman khas daerah menjadi dasar dan faktor pendorong utama dalam perjalanan wisata. Seperti halnya Warung Soto Mbah Djo yang menjadi salah satu Kuliner paling digemari oleh sebagian besar Wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang.

Penggunaan nama geprak sendiri berasal dari teknik pengolahan daging sebelum dimasak. Seperti yang dilansir dari Merdeka.com arti kata Geprak sendiri merupakan istilah dari bahasa Jawa yang berarti dipukul-pukul. Geprak bisa dibilang merupakan salah satu teknik memasak untuk menghancurkan bahan makanan atau bumbu.

Dahulunya, Mbah Djo sering menghancurkan daging dengan cara digeprak sehingga warung soto miliknya diberi nama Soto Geprak Mbah Djo sampai sekarang.

Menu yang ada di warung ini tidak hanya menyediakan soto saja, tetapi juga terdapat berbagai menu lainnya seperti bakso, pecel deplok, ayam dan bebek goreng dengan berbagai macam menu minumannya. Menu-menu tadi dibanderol mulai dari Rp. 7.000 – Rp.20.000 di mana harga tersebut tentunya sangat cocok dikantong.

Soto Geprak Mbah Djo memiliki cita rasa yang unik karena cara pembuatannya berbeda dengan yang lainnya. Sebelum daging diolah menjadi pelengkap pada kuah soto, daging tersebut harus ditumbuk sampai halus agar empuk. Kuliner ini juga menggunakan bumbu-bumbu tradisional, hal tersebut menjadikan Soto Geprak Mbah Djo memiliki cita rasa yang khas.

Makan satu ini juga dipadukan dengan jeruk nipis segar yang sangat cocok untuk menggugah selera makanmu Ker. Ini juga yang membuat menu soto dan bakso disini memiliki rasa yang khas dan tidak akan ditemukan di tempat makan yang lain.

Dikatakan dalam sebuah Karya Tulis yang ditulis oleh I Wayan Suteja dan Sri Wahyuningsih menyebutkan bahwa, makanan akan mampu mengekspresikan keragaman dan perbedaan tujuan dari wisata kuliner  sebagai tindakan yang  disengaja untuk menikmati keragaman suatu wilayah melalui makanan dan minumannya. Sama halnya jika anda berwisata ke Kota Malang tentunya banyak sekali makanan dan minuman yang wajib untuk kalian nikmati.

Kuliner satu ini cukup familiar untuk dikenali bagi para pengunjungnya karena memiliki pembeda daripada tempat makan yang lain. Seperti yang dikutip dalam artikel dari Wearemania.net tempat wisata kuliner soto ini di desain dengan dominasi warna kuning berkombinasi hijau. Jika dilihat dari tempatnya, warung soto ini tak berbeda jauh dari depot makanan lainnya. Kamu akan melihat meja panjang khas depot dengan kursi-kursi berderet. Meskipun demikian, kelezatan makanan ala rumah makan ini bisa diadu dengan apa yang disajikan di restoran mahal.

Warung Soto Geprak Mbah Djo yang Tak Pernah Sepi dari Para Pengunjung (Gambar diambil dari blog Ertiga05)

Pasti sebagian dari kalian pecinta kuliner Indonesia sudah tidak asing lagi dengan yang namanya Soto Geprak Mbah Djo, karena tempat ini sudah terkenal di kalangan masyarakat.  

Jika umak tertarik untuk mengunjungi Soto Geprak Mbah Djo, langsung saja datangi warung makan legendaris ini di Jl. Letjen S.Parman 77-79 Malang. Tempat makan ini buka setiap hari dari jam 08.00-18.00 WIB. Jadi bagi kalian sebelum berkunjung kesana ada baiknya atur waktu yang cocok terlebih dahulu ya ker! (Fiq).

Penulis: Moh. Fiqih Aldy Maulidan

Editor: Rofidah Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *