Bangkitkan Jiwa Petualang di Goa Lo-Bangi Malang

Kondisi Bagian Dalam Goa Lo-Bangi (Gambar diambil dari web Travelingyuk.com)

DIORAMALANG.COM, 29 SEPTEMBER 2020 – Halo Ker, apakah kamu tipe orang yang menyukai petualangan? Jika benar, pasti sudah tidak asing lagi kan dengan istilah caving. Nah, untuk kamu yang masih awam mengenai istilah caving, caving merupakan sebuah kegiatan menjelajahi atau menulusuri sebuah goa Ker. Kalau kamu termasuk satu diantara para pecinta wisata jelajah, Dioramalang.com punya rekomendasi wisata yaitu gua yang sangat cocok untuk kamu kunjungi, karena pemandangan yang disuguhkan oleh goa ini benar-benar mengagumkan, sangat cantik dan juga indah. Goa ini bernama Goa Lo-Bangi yang berlokasi di Dusun Ngliyep, Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Nama Goa Lo-Bangi sebenarnya diambil dari gabungan kedua nama goa Ker, yaitu Goa Lo dan Goa Bangi. Kedua goa ini disebut secara bersamaan oleh warga setempat, karena posisinya yang saling berdekatan antara satu dengan yang lain. Menilik dari Ngalam.co, selain berdekatan, posisi kedua goa ini ternyata juga sama-sama berada di sebuah ladang Ker.

Goa pertama yakni Goa Lo berada diarea ladang desa, sedangkan goa kedua berada diarea ladang milik Pak Bangi, yang akhirnya diberi nama Goa Bangi. Sehingga untuk mempermudah penyebutan, warga setempat akhirnya memutuskan untuk memanggil kedua goa ini dengan sebutan Goa Lo-Bangi.

Kalau kamu sudah berada di Goa Lo-Bangi, disarankan untuk tidak masuk secara bersamaan ya Ker, karena area mulut goa hanya memiliki ukuran sekitar lima meter saja. Selain itu, jalur masuknya juga dipenuhi dengan tanah yang berbatu, jadi kamu harus tetap berhati-hati. Setelah kamu melewati jalur menurun sekiar tiga meter, itu artinya kamu sudah berada di area goa bagian dalam Ker.

Meski pintu masuk hanya berukuran lima meter, namun kondisi didalam goa sebenarnya cukup lebar dan juga tinggi. Bahkan juga terdapat sebuah sungai yang bisa untuk ditelusuri. Saat kamu menelusuri sungai disini, kamu tidak perlu khawatir akan tersesat, karena sungai yang ada didalam goa saling terhubung satu sama lain. Jadi kalau kamu menyusuri sungai di Goa Lo kamu akan muncul kembali di Goa Bangi.

Untuk kamu yang punya jiwa penjelajah yang tinggi, berkunjung ke Goa Lo-Bangi adalah pilihan yang benar-benar tepat Ker. Meskipun Goa Lo dan Goa Bangi saling terhubung, namun untuk dapat menyusuri tiap lorong yang ada didalam goa, membutuhkan jarak tempuh paling jauh mencapai sekitar 10 km. Selain itu, semakin kamu mencoba untuk menelusuri goa, tinggi Goa juga akan mengalami perubahan.

Perubahan tersebut dijelaskan dalam Jurnal Penelitian Geomedia milik Arif Ashari, bentuk dan ukuran gua menjadi berbeda-beda dikarenakan faktor speleogenesis, sedangkan faktor speleogenesis terjadi karena adanya struktur geologi, litologi, kondisi kimia, paleokarst, iklim dan waktu. Sehingga morfologi satu gua dengan yang lainnya menjadi berbeda-beda.

Inilah mengapa semakin dalam kamu menelusuri goa, tinggi goa akan mejadi berubah yakni hanya sekitar satu meter saja. Sehingga para penjelajah yang datang, biasanya terpaksa merangkak untuk dapat menikmati pemandangan indah yang ada di Goa Lo-Bangi, karena semakin dalam kamu menyusuri Goa, bentuk dari bebatuan stalaktit maupun stalakmitnya menjadi semakin unik dan beragam.

Bahkan beberapa ornamen yang ada didalam goa, jika diberi sebuah cahaya senter atau lampu, cahanya bisa saling memantul dan menerangi seisi gua. Pokonya cocok deh, buat kamu yang suka akan kegiatan penjelahan Goa (caving).

Namun meski terlihat menyenangkan, jika kamu ingin Caving di Goa Lo-Bangi tidak ada salahnya untuk memperhatikan keselamatan terlebih dahulu ya ker. Seperti yang dijelaskan dalam Jurnal Teknologi milik IG.A. Anom Yudistira dan Nur Agus Susanto, dimana kecelakaan yang terjadi di tempat wisata, dapat menyebabkan kerugian yang bersifat materi dan imateriil baik itu bagi pengelola maupun bagi para pengunjung.

Bahkan bila kecelakaan terjadi, pihak pengelola akan mendapat dua kerugian sekaligus Ker. Kerugian pertama, pihak pengelola akan mengalami kerugian materi untuk membayar biaya pengobatan korban dan yang kedua adalah kerugian imateriil yaitu berupa reputasi dimana lokasi kecelekaan akan di pandang negatif oleh wisatawan lain sehingga mengalami penuran pendapatan atau bahkan kerugian.

Jadi, jika kamu baru pertama kali berkunjung di Goa Lo-Bangi tidak ada salahnya untuk menyewa jasa pemandu yang sudah berpengalaman terlebih dahulu serta tidak lupa juga untuk menggunakan peralatan berlindung seperti helm, tabung oksigen, senter, sepatu karet dan peralatan rock climbing. Hal tersebut perlu diperhatikan demi keamanan pada saat menyusuri Goa Lo-Bangi. Jika persiapan sudah matang dan adrenalin sudah tertantang, tunggu apalagi Ker? Yuk berpetualang. (Syz)

Penulis: Syaifudin Zuhri

Editor: Shofiyatul Izza Wahyuni

6 thoughts on “Bangkitkan Jiwa Petualang di Goa Lo-Bangi Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *