Masa Depan Kawasan Heritage di Malang

Salah Satu Rumah yang Berada di Kawasan Heritage Malang (Gambar diambil dari web Dekatour.com)

DIORAMALANG.COM, 6 SEPTEMBER 2020 – Malang yang terkenal dengan suasana tempo doeloe, menyimpan banyak sekali destinasi wisata heritage yang menarik. Adanya kawasan heritage ini semakin menambah keberagaman wisata yang ada di Malang. Dengan suasana yang membuat pengunjung seolah-olah kembali ke masa lalu, kawasan heritage menjadi pelengkap bagi perjalanan wisatawan.

Kawasan heritage termasuk ke dalam destinasi wisata edukatif, dimana para wisatawan akan disuguhkan dengan cerita-cerita masa lalu dengan objek tempo doeloe sebagai pendukung. Tidak hanya itu, melalui kawasan heritage ini menjadi bukti bahwa Malang memiliki kisah sejarah yang panjang.

Akan tetapi, kawasan wisata heritage saat ini memiliki ancaman dengan hadirnya wisata dengan arsitektur yang minimalis dan lebih kekinian. Bahkan kini mulai berkembang kafe-kafe yang mengandalkan arsitektur minimalis dengan nuansa yang keren. Hal tersebut bisa membuat masyarakat khususnya para remaja untuk lebih memilih menghabiskan waktu dengan suasana kekinian dibanding dengan berwisata ke kawasan heritage.

Lalu jika demikian, bagaimana masa depan kawasan heritage sebagai destinasi wisata? Beberapa penjelasan berikut, akan menjawab eksistensi kawasan heritage di masa mendatang. Mengingat Malang memiliki banyak nuansa tempo doeloe yang menarik.

Pada dasarnya, kawasan heritage berfungsi sebagai cikal bakal Malang yang kental akan suasana tempo doeloe. Selain menjadi sasaran wisata bagi para pengunjung, kawasan heritage menjadi bukti eksistensi Malang pada zaman dulu. Meskipun terlihat kuno, kawasan heritage memiliki cerita sejarah yang bisa dijadikan bahan pembelajaran terhadap kehidupan di masa lalu.

Maka bisa dikatakan bahwa kawasan heritage memiliki nilai sejarah yang tinggi sehingga sangat memungkinkan untuk dijadikan bahan pembelajaran. Disisi lain, kawasan heritage merupakan sebuah aset bagi suatu daerah. Hal tersebut dikarenakan adanya kawasan heritage menjadi pertimbangan terhadap penataan pembangunan suatu daerah.

Ditambah lagi, obyek yang terdapat pada kawasan heritage memberikan dampak kepada perkembangan suatu daerah melalui elemen-elemen pendukung. Dampak tersebut datang dari berbagai aspek mulai dari perkembangan pariwisata, perekonomian, hingga kepada pendidikan.

Dari aspek perkembangan pariwisata, kawasan heritage mampu melengkapi destinasi wisata yang ada di Malang. Hal tersebut membuat para wisatawan tidak perlu bingung dalam menentukan pilihan destinasi wisatanya. Jika wisatawan menyukai nuansa tempo doeloe, maka sangat cocok sekali untuk berkunjung ke kawasan heritage di Malang.

Ditambah lagi, jika sebuah pariwisata mampu untuk berkembang maka secara tidak langsung pendapatan daerah juga ikut berkembang. Hal tersebut juga dijelaskan oleh Septyastuti Ardiana Wicky dalam penelitiannya, dimana kepariwisataan juga merupakan salah satu sektor yang menjanjikan dalam upaya peningkatan pendapatan negara dan daerah. Pariwisata juga merupakan salah satu kegiatan yang secara tidak langsung menyentuh dan melibatkan masyarakat setempat.

Keterlibatan masyarakat setempat tersebut menjadi alasan mengapa kawasan heritage sebagai kawasan wisata mampu memberikan dampak perekonomian. Masyarakat setempat bisa memanfaatkan banyaknya wisatawan yang datang untuk membuka peluang usaha. Meskipun demikian, masyarakat sebagai pihak yang terlibat langsung juga tidak boleh lengah seperti tidak memperhatikan aspek edukasi dimana kawasan heritage bisa menjadi sumber pembelajaran.

Jika kawasan heritage mampu menjadi tempat belajar dengan nilai sejarah yang tinggi, maka hal tersebut juga akan memberikan dampak kepada aspek pendidikan.

Melalui pemanfaatan aset dari kawasan heritage, sistem pembelajaran akan semakin menarik dimana kawasan heritage bisa menjadi media dalam mempelajari sejarah. Lebih dari itu, kawasan heritage juga akan mengalami pelestarian melalui sektor pendidikan.

Meskipun beberapa dampak tersebut memberikan efek yang positif terhadap masyarakat dan pemerintah, namun masih perlu adanya pengoptimalan kawasan heritage sebagai destinasi wisata yang menarik. Alasannya adalah agar kawasan heritage tetap memiliki eksistensi meskipun zaman terus berkembang dengan berbagai hal yang bersifat modern.

Eksistensi kawasan heritage dengan upaya pengoptimalan wisata tersebut sangat penting agar Malang tidak kehilangan ciri khasnya sebagai daerah yang memiliki nuansa tempo doeloe. Berdasarkan pemaparan yang ditulis oleh Budi Fathony dan kawan-kawannya dalam Seminar Nasional Infrastruktur Berkelanjutan 2019 Era Revolusi Industri 4.0, menjelaskan bahwa umumnya kawasan Malang Raya masih menyimpan potensi lokal yang luar biasa untuk digali dan dilestarikan (Konservasi) sehingga dapat menjadi kekuatan ekonomi lokal dan menonjolkan ke khas-an wajah kota yaitu bangunan dan infrastruktur bergaya kolonial.

Maka dari itu, kawasan heritage harus tetap dilestarikan, dipelihara, dilindungi, dan terus dikelola agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Tidak menutup kemungkinan juga kawasan heritage mengalami perubahan fungsi seperti rumah yang berarsitektur kolonial dijadikan sebagai perpustakaan,kafe, hingga ruang diskusi dengan tidak meninggalkan nuansa heritagenya.

Pentingnya menjaga nuansa heritage ditujukan agar kisah sejarah tidak dilupakan. Justru pengalihan fungsi tersebut harus digunakan sebagai strategi menarik wisatawan untuk memperkenalkan dan mengingatkan kembali akan suatu sejarah. Maka, secara tidak langsung Malang tidak akan kehilangan suasana tempo doeloenya dengan kentalnya nuansa heritage.

Dengan berbagai penjelasan tersebut, maka masa depan kawasan heritage di Malang tidak menjadi sebuah kekhawatiran. Pasalnya, kawasan heritage tersebut akan terus mengalami perkembangan. Ditambah lagi, pemerintah Malang telah menetapkan kawasan heritage sebagai cagar budaya. Artinya, kawasan heritage benar-benar dijaga dengan perhatian yang lebih. Bahkan, pemerintah Malang telah meresmikan salah satu kawasan heritage di Malang dengan menetapkan Kampung Kayutangan sebagai Ibu Kota Heritage Malang.

Terlepas dari sebuah destinasi wisata, kawasan heritage merupakan aset yang sangat berharga dan memiliki pengaruh besar terhadap proses pembangunan di Malang. Maka dari itu, kawasan heritage akan selalu hidup seiring dengan kehidupan masyarakat Malang dari waktu ke waktu. (Awp)

Penulis: Alvien Wardhana P

Editor: Rofidah Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *