Es Tawon Kidul Dalem Pilih Bertahan di Era Pandemi

Es Tawon Kidul Dalem yang Tetap Buka Meskipun Terjadi Pandemi (Gambar milik Alvien Wardhana)

DIORAMALANG.COM, 2 SEPTEMBER 2020 – Tak terasa wabah penyakit Novel Coronavirus kini sudah memasuki bulan keenam setelah sebelumnya terkonfirmasi masuk Indonesia pada tanggal 2 Maret lalu. Ribuan kasus menyebar secara cepat ke seluruh penjuru kota tak terkecuali Kota Malang. Hal ini menimbulkan berbagai macam dampak, salah satunya pada sektor ekonomi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Depot Es Tawon Kidul Dalem merupakan satu dari banyak pelaku usaha yang mengalami kerugian setelah adanya pandemi ini. Tidak seperti UMKM lainnya, meskipun mengalami penurunan omzet dan kelangkaan pengunjung akan tetapi tak membuat Sri Utami (pemilik depot Es Tawon Kidul Dalem) mengurungkan niatnya untuk tetap bertahan dan membuka usahanya.

“Tetap buka seperti biasa aja, meskipun pandemi tapi ya harus tetap taat peraturan seperti memakai masker. Walaupun yang beli menurun tapi kita tetap buka untuk menyajikan es tawon ini,” jelas Sri Utami pada Dioramalang (2/9/2020).

Sajian dari Depot Es Tawon yang Tetap Memilih Untuk Buka di Masa Pandemi (Gambar milik Alvien Wardhana)

Depot Es Tawon Kidul Dalem ini sendiri sudah berdiri sejak tahun 1955. Alamatnya berada di Jalan Zainul Arifin, Sukoharjo, Kota Malang. Pengunjung yang biasa datang kesini bukan hanya orang-orang asli Malang saja, akan tetapi dari berbagai daerah.

Salah satunya adalah Etty dan Andi, pasangan ibu dan anak yang sedang datang ke Malang dan menyempatkan untuk datang ke Es Tawon Kidul Dalem. “Biasanya tiap datang ke Malang saya memang sempatin untuk datang kesini. Pas datang sempat kaget sih karena warung sepi banget, tapi mungkin karena lagi covid ya jadinya nggak ramai seperti hari biasa,” terang Etty.

Titel Es Tawon yang legendaris mendorong Sri Utami untuk tetap membuka depotnya sekaligus untuk menyajikan kuliner ini kepada pelanggan yang kerap datang. Selain itu ia juga ingin menunjukkan bahwa wisata kuliner legendaris ini tetap eksis meskipun pandemi sedang melanda.

Sementara itu data Satgas Covid-19 Kota Malang per hari Senin, 1 September 2020 menyatakan bahwa jumlah pasien confirm bertambah sebanyak 18 orang. Untuk itu jika ingin berkunjung ke depot Es Tawon ini, tetap tingkatkan kesadaran dan patuhi protokol kesehatan yang ada. (Rof)

Penulis: Rofidah Noor

Editor: Shofiyatul Izza W

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *