Kisah Hotel Niagara Yang Menjadi Peninggalan Pada Masa Hindia Belanda

Hotel Niagara yang masih kokoh sampai sekarang (Gambar diambil dari instagram/wildhanarianto)

DIORAMALANG.COM, 28 AGUSTUS 2020 – Liburan belum lengkap rasanya jika tak menginap di tempat yang memorabel. Pada era sekarang ini banyak sekali penginapan yang tersedia di sekitar destinasi wisata apalagi di Malang. Mulai dari yang bertarif murah hingga mahal sekalipun. Namun apa perasaan kamu jika hotel yang ditempati memiliki sejarah dan misteri yang ada di dalamnya? 

Nah kali ini Dioramalang akan mengulas salah satu hotel peninggalan Belanda yang masih beroperasi sampai saat ini. Penginapan ini bernama Hotel Niagara, lalu seperti apa kisah dan misteri yang ada di sana?

Hotel Niagara ini berada di Kota Malang tepatnya di daerah Lawang. Tempat ini merupakan sebuah hotel kuno yang dibangun sejak tahun 1918. Hotel yang sudah memiliki usia hampir ratusan tahun ini juga masih mempertahankan bentuk arsitektur kunonya.

Salah satu bangunan kuno disamping hotel yang dijadikan sebagai Mess pegawai hotel (Gambar diambil dari web Satyawinnie.com)

Bangunan ini terdiri dari lima lantai dengan paduan warna merah muda ditambah dengan berbagai kisah yang begitu terkenal di kalangan masyarakat sekitar bahkan luar. Hal itu sangatlah lumrah karena dulu nya bangunan ini menjadi saksi bermacam kejadian dari hampir seratus tahun lalu.

Berdasarkan laporan dari media Merdeka.com, pembuatan Hotel ini dilakukan oleh seorang pria keturunan Brazil yang bernama Fritz Joseph Pinedo dengan kurun waktu sekitar 15 tahun. Dulunya Hotel Niagara dirancang bukan untuk menjadi sebuah hotel melainkan sebagai Villa, kemudian tempat tersebut dibangun atas keinginan seorang pengusaha Tionghoa bernama Liem Sian Joe.

Selepas bangunan itu selesai dibuat, lalu seiring berjalannya waktu bangunan itu ditempati oleh  Liem Sian Joe. Dan pada akhirnya berpindah tangan kepada pengusaha Tionghoa lainnya yang bernama Ong Kie Tjay. Disinilah bangunan Villa tersebut kemudian direnovasi kemudian diubah menjadi sebuah hotel yang hingga kini dikenal dengan nama Hotel Niagara.

Yang paling unik dari Hotel Niagara ini adalah memiliki kisah mistis. Kabarnya Suasana klasik dan beberapa bagian hotel yang tak terurus seolah-olah makin membenarkan citra angker dari hotel ini. Gaya bangunan tua yang diselimuti dengan bagian atas bangunan yang kini tak lagi difungsikan membuat kisah dari hotel ini seolah-olah terasa nyata.

Informasi dari Nusaidaily.com, terkait dengan berbagai cerita angker seputar Hotel Niagara.  Setidaknya ada beberapa sosok misterius yang dikabarkan seringkali muncul dalam hotel. Pertama, kisah tentang bagian bangunan hotel yang kini memang tak digunakan. Berdasarkan rumor, di salah satu kamar lantai empat hotel seringkali terlihat penampakan sosok wanita Belanda. Lalu yang tak kalah santer terdengar adalah kisah penampakan seorang gadis di bangunan atap hotel.

Selain kedua kisah tersebut, ada sebuah kisah tentang Three Beautiful Ghost juga masih menjadi pembicaraan hangat. Kisah tersebut melibatkan tiga hantu gadis Belanda yang menempati sebuah kamar yang secara khusus memang sengaja tidak digunakan yang ada di lantai tiga.

Selanjutnya mengenai fasilitas yang ditawarkan walaupun hanya sebuah bangunan tua, bukan berarti fasilitas yang ditawarkan juga jadul dan kurang lengkap. Sebaliknya, Hotel Niagara sudah menambahkan fasilitas-fasilitas terkini seperti akses Wifi 24 jam, restoran, persewaan kendaraan, dan taman.

Suasana ruang makan di hotel (Gambar diambil dari instagram/kwisnumurti)

Selanjutnya untuk kamar yang ada di Hotel Niagara menyediakan lima tipe yaitu Classic Room, Standard Room, Superior Room, Deluxe Room, dan Family Room. Setiap tipe kamar tersebut memiliki fasilitas yang berbeda seperti TV, double/twin bed, private bathroom dengan air panas dan dingin, lemari, serta pelayanan kamar selama 24 jam. Masalah harga yang ditawarkan cukup terjangkau mulai dari Rp 125 ribu sampai dengan Rp 400 ribu saja Ker, tergantung tipe kamar yang kamu pilih.

Salah satu kamar yang ada di Hotel Niagara (Gambar diambil dari web 1001malam.com)

Hotel Niagara adalah hotel idaman bagi wisatawan lokal maupun asing yang sedang pergi liburan ke Malang, karena hotel ini merupakan satu-satunya hotel yang mampu bertahan lebih dari puluhan tahun lamanya. Keindahan kota Malang sangat banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun asing, Hal ini dikarenakan banyaknya objek wisata yang terdapat di kota Malang dan juga mempunyai beberapa tempat bersejarah.

Berdasarkan sebuah Jurnal yang ditulis Pamela Dinar dan kawan-kawannya, kawasan pusat Kota Lawang banyak sekali ditemukan rumah-rumah berarsitektur kuno yang dulunya dipergunakan sebagai rumah peristirahatan villa yang diperkirakan berumur lebih dari 50 tahun, dibangun pada tahun 1950-1960. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Trowulan menetapkan bahwa Hotel Niagara dan beberapa rumah tinggal di Kelurahan Lawang merupakan cagar budaya di Kabupaten Malang. Salah satu bangunan yang fenomenal, yaitu Hotel Niagara, merupakan bangunan tertinggi pertama di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1911.

Adapun dari Jurnal lain seperti pemaparan Ade Ariani dkk menjelaskan bahwa bentuk fisik peninggalan masa lalu yang masih dapat dilihat hingga kini antara lain adalah arsitektur bangunan. Indonesia sebagai bangsa yang telah mengalami berbagai akulturasi budaya dan kolonialisme, memiliki bangunan-bangunan bersejarah yang bisa menjadi cermin peradaban di masanya untuk dijadikan bahan pembelajaran bagi generasi di masa depan.

Nah,  jika kamu ingin berkunjung Ke Malang jangan lupa buat istirahat di hotel ini ya Ker. Di sisi lain, hotel ini sangat cocok buat kamu yang suka dengan nuansa klasik nan unik, karena pada Hotel Niagara ini masih menjaga semua ornamen dan dekorasinya yang ada dari dulu. (Fiq)

Penulis: Moh. Fiqih Aldy Maulidan

Editor: Rofidah Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *